Senin, 18 Januari 2010

Software Tutorial, 18 Januari 2010

SQL (Structured Query Language) merupakan sebuah bahasa pemograman non-prosedural yang digunakan dalam RDMS (Relation Database Management System).

Untuk apakah kita mempelajarinya ???

Pertama SQL merupakan bahasa de-facto bagi RDMS, termasuk yang populer saat ini seperti Oracle, Access,MySQL, Postgresql, Interbase, Sybase dan sebagainya. Selain itu SQL bersifat Powerfull dan efisien untuk mengakses data, dan yang menjadi lebih penting bahasa yang satu ini sangat mudah untuk dapat dipelajari oleh orang non-IT sekalipun, hal ini wajar karena seperti yang dapat kita buktikan bahwa kedekatannya akan bahasa manusia merupakan kelebihan yang dimiliki oleh SQL.

SQL adalah bahasa yang digunakan untuk membuat, memodifikasi, bahkan sampai menghapus data. SQL awalnya dikembangkan oleh E.F.Codd, dengan nama Structured English Query Langguage (SEQL,baca sequel). Walaupun penelitian tersebut dilakukan oleh orang IBM tidak serta merta mereka mengimplementasikannya. SQL mempunyai standard: ANSI SQL dan bagi setiap RDMS memiliki “dialek” dan extension tersendiri.

SQL merupakan sekumpulan bahasa yang masing-masing didisain untuk keperluan tertentu. Jenisnya antara lain:

  • Data Definition Langguage (DDL), ia digunakan untuk membuat dan memodifikasi objek database. Pernyataan DDL terdiri atas CREATE, ALTER, DROP, RENAME, dan TRUNCATE.
  • Data Manipulation Langguage (DML), ia digunakan untuk mengubah data yang ada didalam database. Pernyataan DML meliputi INSERT, UPDATE, SELECT dan DELETE. Beberapa tambahan untuk DML yang banyak digunakan dalam mengendalikan transaksi data, yaitu COMMIT, ROLLBACK, dan SAVEPOINT.
  • Data Control Langguage (DCL), ia digunakan untuk memberikan hak dalam melakukan pekerjaan yang terkait dengan database dan hak untuk memanipulasi obyek database. Pernyataan yang termasuk dalam golongan antara lain GRANT dan REVOKE.

Untuk tahap awal ini sebaiknya kita membahas SELECT terlebih dahulu, karena yang satu ini merupakan suatu steatment yang sering digunakan. Agar steatment ini dapat kita gunakan maka terlebih dahulu kita membuat sebuah table (asumsi anda sudah memiliki database dan steatment bedialek ORA). Untuk pengolaan database dan table akan dibahas pada sesi selanjutnya secara spesifik lagi.

CREATE TABLE MAHASISWA (

NIM CHAR(9),

NAMA VARCHAR(25),

TMP_LAHIR VARCHAR(25),

TGL_LAHIR DATE,

TINGGI NUMBER(3),

CONSTRAINT PK_MAHASISWA PRIMARY KEY (NIM));

Lalu kita insert-kan beberapa data

INSERT INTO MAHASISWA VALUES (‘000456678′, ‘ANDRI INDRAWAN’, ‘TANGERANG’, TO_DATE(‘12-03-1985′,’DD-MM-YYYY’), 165);

Lakukan berulang-ulang hingga beberapa data yang kita inginkan berada pada tabel. Untuk mengecek apakah data tersebut sudah ada dalam tabel dan kita ingin memanipulasinya sedemikian rupa, simak pembahasan dibawah ini.

Select

Merupakan statement SQL yang paling banyak digunakan dalam RDMS dan merupakan ke kategori DML, adapun format umum dari statement ini yaitu SELECT [nama field] FROM [nama tabel] WHERE [kondisi], catatan:

  • Gunakan SELECT *, jika semua field ingin ditampilkan.
  • Jika semua record ingin ditampilkan hilangkan bagian WHERE
  • Contoh: SELECT * FROM MAHASISWA;
  • SELECT nama FROM mahasiswa; (hanya mengambil field nama saja)
  • SELECT nim,nama FROM mahasiswa; (hanya mengambil nim,nama mahasiswa)
  • Gabungan Field
    • Oracle: SELECT nim||nama FROM MAHASISWA;
    • MySQL: SELECT concat(nim,nama) FROM MAHASISWA;
    • Access: SELECT nim+nama FROM MAHASISWA;

Select Distinct & Order By

SELECT DISTINCT TINGGI FROM MAHASISWA; yaitu menampilkan tinggi yang unik / tidak ada duplikasi tinggi

SELECT * FROM MAHASISWA ORDER BY TINGGI; yaitu data permintaan diurutkan berdasarkan tinggi badan

SELECT * FROM MAHASISWA ORDER BY TINGGI ASC, NAMA DESC; yaitu diurutkan berdasarkan tinggi secara ascending (menaik), berikutnya NAMA secara descending (menurun)

WHERE

SELECT nim,nama FROM mahasiswa WHERE nim=’123′;yaitu (hanya mengambil nim,nama mahasiswa dengan kondisi nim-nya adalah ‘123′)?

Operator seleksi yang dapat digunakan:

=, >, <, >=, <=, <>, LIKE, BETWEEN

Operator lojik yang dapat digunakan:

AND, OR, NOT

Contoh:

SELECT * FROM MAHASISWA WHERE TINGGI>=150 AND TINGGI <=160;

Contoh:

SELECT * FROM MAHASISWA WHERE NOT((NIM = ‘123′) OR (NIM = ‘124′));

Untuk kondisi (where), penggunaan fungsi LIKE dalam upaya pengambilan suatu data yang mungkin serupa secara umum berformat

SELECT [nama field] FROM [nama tabel] WHERE [kondisi (nama_field LIKE parameter_isi_field)]

Adapun dalam dialek yang dapat kita ketahui diantaranya:

Oracle, MySQL:

SELECT * FROM MAHASISWA WHERE NAMA LIKE ‘%NDR%’; dimana % artinya: nol, satu atau lebih karater

SELECT * FROM MAHASISWA WHERE NAMA LIKE ?ANDR_’; dimana _ artinya : tepat satu karakter

MS Access:

SELECT * FROM MAHASISWA WHERE NAMA LIKE ?*NDR*’; dimana * artinya : nol, satu atau lebih karater

SELECT * FROM MAHASISWA? WHERE NAMA LIKE ?ANDR?’; dimana ? Artinya : tepat satu karater

Sedangkan untuk kondisi pengambilan data dengan parameter terukur pasti dapat kita gunakan fungsi IN dan BETWEEN

SELECT * FROM MAHASISWA WHERE nim IN (‘123′,’124′); yaitu tampilkan nim 123 dan nim 124

SELECT * FROM MAHASISWA WHERE nim NOT IN (‘123′,’124′); yaitu tampilkan selain nim 123, dan 124

SELECT * FROM MAHASISWA WHERE tinggi BETWEEN 150 AND 160; yaitu tampilkan mahasiswa dengan tinggi antara 150 dan 160

Dalam menggunakan SELECT dan WHERE, terdapat beberapa fungsi khusus yang dapat kita gunakan dalam pengambilan data termanipulasi. Adapun fungsi yang paling umum dan sering digunakan ialah fungsi string dan tanggal.

Fungsi String

UPPER?digunakan untuk mengubah isi field bertipe data char/ varchar jadi huruf besar.

select UPPER(NAMA) from MAHASISWA where UPPER(NAMA) = ‘ANDRI’;

Catatan untuk konstanta string, di dalam ORA penggunaan fungsi ini senantiasa harus menggunakan satu tanda petik ‘ ‘ sedangkan dalam MySQL dapat satu maupun dua tanda petik ” ” dan ”.

select UPPER(NAMA) from MAHASISWA where UPPER(NAMA) = “ANDRI”;

Selain fungsi UPPER masih terdapat fungsi yang lainnya, LOWER, LENGTH, SUBSTR, dan khusus untu ORA ada fungsi INITCAP yaitu fungsi untuk title case (huruf pertama kapital).

Contoh: substr(‘ANDRI INDRAWAN’,2,4) hasilnya adalah ‘NDRI’ (mulai dari karakter dua sebanyak tiga karakter)

Fungsi Tanggal

Secara default fungsi tanggal dalam ORA (TGL_LAHIR dalam type STRING) yaitu

select * from MAHASISWA where TGL_LAHIR = ‘30-01-1975′;

Sedangkan dalam dalam MySQL (TGL_LAHIR dalam type STRING) berformat

select * from MAHASISWA where TGL_LAHIR = ‘1975-01-30′;

Dalam ORA, konversi data bertipe data string (char/varchar) ke date (tanggal) menggunakan TO_DATE, begitupun sebaliknya untuk date ke string menggunakan TO_CHAR

select * from MAHASISWA where TGL_LAHIR = TO_DATE(‘1975-01-30′,’YY-MM-DD’);

select TO_CHAR(TGL_LAHIR,’DD-MM-YYYY HH24:MI:SS’) from MAHASISWA;

Dalam MySQL, konversi data string ke date menggunakan STR_TO_DATE

select * from MAHASISWA where TGL_LAHIR = STR_TO_DATE(‘30-01-1975′,’%d-%m-%Y’);

Sendangakan untuk tipe data DATETIME dalam MySQL menggunakan DATE_FORMAT

select DATE_FORMAT(TGL_LAHIR, ‘%d-%m-%Y? %H:%m:%s’) from MAHASISWA;

Hasilnya akan berupa : 07-07-2005 19:20:12

Selain hal yang diatas, dibawah ini adalah beberapa point yang penting dalam fungsi tanggal di ORA dan MySQL:

  • Tanggal hari ini:
    • MySQL: CURDATE()
    • ORA: sysdate
  • Mengambil tanggal,bulan atau tahun:
    • contoh: EXTRACT (year from [namafield]);
  • ORA: ADD_MONTHS, LAST_DAY, MONTHS_BETWEEN, NEXT_DAY, ROUND, dst.
  • MySQL: DATE_ADD,DATE_SUB,EXTRACT, dst.

Khusus untuk ORA :

  • Oracle menyimpan tanggal dalam bentuk gabungan tanggal dan waktu (jam menit det) yaitu Tipe DATE

Tanggal menjadi bagian integer, waktu menjadi bagian pecahan.

  • Tanggal dapat digunakan dengan operator =, <, >,<=,>=.
  • Jika tanggal disimpan dalam bentuk tanggal dan waktu.
    • Contoh: 30-12-2005 15:20:20

Maka untuk menghasilkan nilai TRUE pada pencarian, harus juga menggunakan waktu atau menggunakan TRUNC (jika hanya tanggal yang diperlukan)

Contoh:

select * from tamu where trunc(waktu_checkin) = ‘30-12-2005′ ;

Perlu diketahui sebelumnya bahwa penggunaan/ penulisan sintaks SQL itu tidak bersifat case sensitive, dimana SELECT itu sama dengan select dalam pengertiannya.

Yah itu lah beberapa keguanaan SELECT, SELECT-WHERE, dan fungsi yang menyertainya, namun perlu diingat bahwa dalam DML masih ada yang lainnya, yaitu INSERT, UPDATE dan DELETE. Apalagi jika kita juga hendak membicarakan DDL dan DCL, pasti akan lebih asyik dan banyak lagi yang perlu kita bahas.

Mungkin dalam tulisan berikutnya saja kita akan coba bahas kembali hal tersebut step-by-step, untuk saat ini sampai disini dulu, silahkan anda mencobanya (TRIAL AND ERROR) di rumah, OK!.


Kamis, 14 Januari 2010

Software Tutorial, - 14 Januari 2010

IV. Create Database Listener

Setelah selesai membuat database kita butuh untuk membuat listener prosesnya.

1. Open a new terminal console as Oracle user

[oracle@dbserver ~] $

2. Ketik netca untuk memulai jendela Network Configuration Assistant, kemudian pilih Listener Configuration dan click Next;

[oracle@dbserver ~] $ netca

Screenshot-1

3. Kemudian pilih Add dan click Next;

Screenshot2

4. Ketik pada kolom Listener name: LISTENER dan click Next untuk melanjutkan;

Screenshot3

5. Pilih TCP Protocol dan kemudian click Next;

Screenshot4

6. Pilih standard Port 1521 dan kemudian click Next untuk melanjutkan;

Screenshot6

7. Pilih No untuk pilihan tidak men-configure listener lainnya dan click Next untuk melanjutkan;

Screenshot7

8. Akan muncul pemberitahuan “Listener Configuration Complete” dan Click Next saja untuk melanjutkan;

Screenshot8

9. Click Finish untuk men-selesaikan Listener Configuration;

Screenshot9

V. Migration Process

1. Export database in Original Server

- Stop listener service to prevent any users login while the export is running.

- exp system/manager file=file_name.dmp fully=y compress=y log= logname.log consistent=y direct=y

- It will take around 2 hours to complete.

- Once the export process complete, copy the dump file to the new server.

2. Import database from DUMP file

- imp system/manager file=file_name.dmp commit=y full=y log=logname.log buffer=500000

- Import process will take around 8 hours.

- Once the import process finish after all tablespace maxsize=6 gb

3. Startup-Shutdown Database

- Login as Oracle user

[oracle@dbserver ~] $ sqlplus /nolog

sqlplus> connect / as sysdba

sqlplus> shutdown immediate;

sqlplus> startup;

sqlplus> exit

[oracle@dbserver ~] $ lsnrctl start

The system is ready to use for production..

Sumber : http://wisnuhidayat.wordpress.com

Software Tutorial, - 14 Januari 2010

III. Create Database Migration ( Bag 2)

1. Open terminal console as Oracle user

[oracle@dbserver ~] $

2. Ketik dbca dan tekan enter

[oracle@dbserver ~] $ dbca

3. Kemudian akan tampil sperti gambar di bawah berikut dan click Next untuk ke tahap berikutnya;

Screenshot

4. Pilih Create dabase dan click Next untuk mulai men-create database;


Screenshot-2

5. Pilih General Purpose dan kemudian click Next;

Screenshot-3

6. Provide the Global Database name and SID =”PROD” dan click Next;

Screenshot-4

7. Kemudian berikan tanda tick pada Configure Enterprise Manager, dan pilih Configure Database Control for local management. Lalau click Next;

Screenshot-5

8. Kemudian pilih File System, dan click Next;

Screenshot-7

9. Pilih Use Common Locatioan for All Database Files dan ketik pada kolom Database Files Location ke directory /disk1/oradata. Lalu click Next untuk tahap berikutnya;

Screenshot-8

10. Berikan tanda tick pada Enable Archivingdan click Edit Archive Mode Parameters ;

Screenshot-10

11. Pilih Automatic Archiving dan formatnya, juga provide Acrhive Log Destinationnya dalam hal ini ada di directory /disk2/oradata/archive. Kemudian click OK untuk melanjutkan;

Screenshot-9

12. Dan pada halam database content yg berisikan Sample Schemeas dan Custom Scripts kita lewati dengan click Next saja untuk melanjutkan;

Screenshot-11

13. Edit SGA parameters dan click Next untuk melanjutkannya;

Screenshot-12

14. Pada tahapan Security setting kita menggunakan default security settings jadi Click Next saja untuk melanjutkan;

Screenshot-13

15. Pilih Enable Automatic Maintenance tasks dan click Next untuk melanjutkan;

Screenshot-14

16. Pada tahap ini click Next saja untuk melanjutkan;

Screenshot-15

Screenshot-16

17. Tahap Confirmation dan Click OK untuk memulai Database Creation;

Screenshot-17

18. Tunggu sampai progress dari Database Creation selesai;

Screenshot-18

19. Hingga sampailah pada tahap akhir akan ada tampilan seperti berikut, dan untuk Complete click Exit;

Screenshot-19

Sumber : http://wisnuhidayat.wordpress.com
Software Tutorial, 14 Januari 2010
From Windows 2003 with Database Oracle 8i to Linux RHEL5 Server with Database Oracle 11g

Saya buat articles ini dalam 3 bagian karna terlalu panjang dan memuat banyak gambar didalamnya. Mungkin dalam bahasan ini akan banyak dari sisi instalasi oracle di mesin Linuxnya. Mengingat migrasi ini adalah dari OS Windows ke OS Linux. Dan bahasannya lebih banyak dari sisi Oracle 11g.

I. Environment

  • Existing Environment
  1. Operating System = Windows 2003
  2. Oracle Database = Oracle 8i
  3. Applications = InHouse Developed
  • New Environment
  1. Operating System = Linux RHEL5 Server
  2. Oracle Database = Oracle 11g
  3. Applications = InHouse Developed

II. Preparing the system

  • Install Linux RHEL5 in new server, dan saya berikan nama dbserver (untuk instalasi linux RHEL5 akan dibahas di tema lain)
  • Install packages yang dibutuhkan untuk Engine Oracle 11g-nya yang terdapat pada cd RHEL5 (kebetulan yang saya miliki kepingan dvd)dengan perintah rpm -Uvh nama_package_.rpm adapun packages tersebut adalah sebagai berikut;

* binutils-2.17.50.0.6-2.el5

* compat-libstdc++-33-3.2.3-61

* elfutils-libelf-0.125-3.el5

* elfutils-libelf-devel-0.125

* glibc-2.5-12

* glibc-common-2.5-12

* glibc-devel-2.5-12

* glibc-headers-2.5-12

* gcc-4.1.1-52

* gcc-c++-4.1.1-52

* libaio-0.3.106

* libaio-devel-0.3.106

* libgcc-4.1.1-52

* libstdc++-4.1.1

* libstdc++-devel-4.1.1-52.e15

* make-3.81-1.1

* sysstat-7.0.0

* unixODBC-2.2.11

* unixODBC-devel-2.2.11

contohnya;

(ingat smua packages ini ada pada kepingan dvd RHEL5)

rpm -Uvh binutils-2.*

rpm -Uvh elfutils-libelf-0.*

rpm -Uvh glibc-2.*

rpm -Uvh glibc-common-2.*

rpm -Uvh libaio-0.*

rpm -Uvh libgcc-4.*

rpm -Uvh libstdc++-4.*

rpm -Uvh make-3.*

dan seterusnya..

  • Configure Kernel Parameter, edit /etc/sysctl.conf rubah parameter sebagaimana berikut ini;

kernel.shmmax = 2097152000

kernel.shmmni = 4096

kernel.shmall = 2097152

kernel.sem = 250 32000 100 128

fs.file-max = 6553600

net.ipv4.ip_local_port_range = 1024 65000

net.core.rmem_default = 4194304

net.core.rmem_max = 4194304

net.core.wmem_default = 262144

net.core.wmem_max = 262144

  • Create User dan Group

# useradd oracle

# groupadd dba

Set the password for the oracle account:

# passwd oracle

Changing password for user oracle.

New UNIX password: xxxxxxxxxxx

Retype new UNIX password: xxxxxxxxxxx

passwd: all authentication tokens updated successfully

  • Mounting and Create Following Partitions seperti berikut;

Device Names Total Size Mount Point Desc

/dev/cciss/c0d0p1 56G / OS files

/dev/cciss/c0d1p2 337G /disk2 Database files

/dev/cciss/c0d1p1 337G /disk1 Database files

/dev/cciss/c0d0p3 59G /OraHome OS files

tmpfs 20G /dev/shm SWAP

  • Reboot The Server
  • Login as oracle user
  • Configure bash_profile di direktory /home/oracle dengan menggunakan vi editor sebagai berikut;

ORACLE_HOME=/OraHome/oracle11g/product/11.1.0/db_1;export ORACLE_HOME

ORACLE_LIB_PATH=$ORACLE_HOME/lib;export ORACLE_LIB_PATH

PATH=$PATH:$HOME/bin:$ORACLE_HOME/bin

ORACLE_SID=PROD;export ORACLE_SID

export PATH

  • Kemudian jangan lupa buat oradata directory pada /disk1, /disk2 dan archive directory pada /disk2/oradata juga rubah owner dari directory tersebut dengan user oracle dan group dba sebagaimana berikut;

# mkdir /disk1/oradata

# chown -R oracle:dba /disk1

# mkdir /disk2/oradata

# chown -R oracle:dba /disk2

# mkdir /disk2/oradata/archive

# chown -R oracle:dba /OraHome

# chown -R oracle:dba /home/oracle

sebelum menuju tahap berikutnya pastikan dulu user bisa mengakses xlib untuk tampilkan graphis installasi oracle, dengan menggunakan perintah:

# xhost +

III. Start Oracle Instalation

  1. Login as Oracle user su – oracle
  2. Insert the cd Oracle 11g for Linux Installation
  3. Open terminal console
  4. mount the cdrom mount /dev/cdrom /media/cdrom
  5. run the installer on the cdrom; ./installer on directory /media/cdrom/Oracle11g_linux
  6. Kemudian akan muncul installation console, dan pilih “Advanced Installation” dan click “NEXT”

screenshot12

7. Pada Specify Inventory directory and credentials pilih group name : dba seperti berikut dan click “Next”;

screenshot21

8. Kemudian pada kolom Installation Type pilih Enterprise Edition dan click ‘Next”;

screenshot3

9. Kemudian tentukan Oracle Base Location sebagai berikut dan click “Next”;

screenshot4

10. Oracle Installation akan memulai Pre-Requisite Checks, Make sure semua parameter tercheck succeeded dan click ‘Next”;

screenshot5

11. Kemudian pada bagian pilihan Configurasi, pilih “Install Software Only” dan click “Next”;

screenshot6

12. Pada bagian Priviledged Operating System Groups, pilih smua group = dba dan kemudian click “Next”;

screenshot7

13. Kemudian sampailah kita pada proses Installasi, untuk memulainya click “Install” dan tunggu sampai proses tersebut selesai;

screenshot8

14. Kemudian kita akan sampai pada jendela yang perlu kita perhatikan dengan seksama sebelum menekan tombol OK, disini kita disuruh menjalankan script yang harus di eksekusi dari user root di terminal console (jadi buka terminal console) dan eksekusi script tersebut # sh /script_location.sh setelah kedua script dijalankan maka barulah click “ok“;

screenshot9

screenshot10

15. Dan setelah itu untuk Completenya Installasi Engine Oracle Installation ini click “Exit”

screenshot111

Sumber : http://wisnuhidayat.wordpress.com

Rabu, 13 Januari 2010

Lirik lagu, - 14 Januari 2010

hmmm...liat postingan temen, jd tertarik wt bkin postingan juga. Lagu dangdut lawas enak banget nih :-D . Nih Lirik n Link download Lagunya:

















Dangdut “Elvie Sukaesih – Cinta Rahasia” Lyrics & Download

La lalalalala la lalala lalala
La lalalalala lalala

Kembang berkembang berkembangkan cinta ini
yang telah lama menduduki dan bertahta didalam sanubari
Oh dapatkah bersemi tanpa menjalin kasih
Hanya bahasa cinta dari hati ke hati

*
Tak pernah terucapkan kata-kata cinta
Tapi sinar matanya membuka rahasia
Terasa terasa sungguh sangat terasa
Jika berjumpa muka dan bertutur sapa

Sungguh menyenangkan
dan ingin lebih lama
Aduhai bahagia
walau cinta rahasia

Kembang berkembang berkembangkan cinta ini
yang telah lama menduduki dan bertahta didalam sanubari

Back to: *

Kembang berkembang berkembangkan cinta ini
yang telah lama menduduki dan bertahta didalam sanubari
Hmm dapatkah bersemi tanpa menjalin kasih
Hanya bahasa cinta dari hati ke hati

Link to download:
Cinta Rahasia – Elvie Sukaesih.mp3 (5,273 KB 128Kbps)

sumber : www.arekedan.co.cc

movie, -13 Januari 2010

Di kota Los Angeles yang aman dan damai sampai suatu gempa terjadi. Direktur manajemen darurat kota, Michael Roark percaya bahwa ada sesuatu yang besar akan terjadi, jadi ia menemukan seorang ahli geologi bernama Amy Barnes untuk membantunya menyelidiki. Apa yang mereka akan menyadari bahwa gempa adalah tanda pembentukan sebuah gunung berapi di kota. Gunung berapi terbentuk di La Brea Tarpits. Sekarang Roark harus menggunakan setiap sumber daya di kota untuk menghentikan gunung dari kerusakan Los Angeles.

MORE INFO: http://www.imdb.com/title/tt0120461/
Download Movie (700MB)

Software Tutorial, - 13 Januari 2010

Rasanya sudah 2 hari saya tidak menulis di blog ini, sambil terus belajar memahami sesuatu dan surfing di dunia maya, akhirnya saya menemukan suatu postingan di sebuah forum yang membahas tentang database administrator.

bagi tmen-temen yg mau jadi DBA, kira-kira seperti ini tugas-tugasnya:

1. install / upgrade database version...

2. mengukur dan merencanakan database untuk keperluan sekarang dan akan datang

3. membuat (creating) primary database

4. mengubah (edit) struktur database sesuai kebutuhan aplikasi

5. manajemen user dan security DB nya

6. mengurus/memahami LISENSI DB ybs

7. mengontrol dan memonitor user yang akses kedalam DB

8. mengoptimalkan kinerja DB

9. BACKUP dan RECOVERY <-- penting

10. technical support ke vendor yg bersangkutan...


Sumber : http://community.gunadarma.ac.id

BTemplates.com

Diberdayakan oleh Blogger.

Pages

Profil

Foto saya
Jakarta, jakarta selatan, Indonesia
Remaja. Tinggal di Jakarta. Sedang berusaha menemukan jawaban dari "Siapa saya?". Mencintai binar mata kanak-kanak, langit senja, aroma tanah basah, gelembung sabun, cokelat panas, tertawa keras-keras, dan berpelukan. Tergila-gila pada blog, humor, dan segala jenis buku. Teman yang menyenangkan dan menyebalkan, tergantung suasana hati. Baginya, menulis adalah terapi sekaligus sarana pencarian jati diri. Jadi, jangan tertipu oleh tulisan. Sapa dia jika bertemu di jalan, karena dia akan menyapa balik. Tapi jangan coba-coba menginjak kakinya di dalam angkot, atau menghembuskan asap rokok tepat di mukanya.

Followers

Total Tayangan Halaman

Popular Posts